Skip to content
Viral! Wisata Religi Masjid Al Jabbar Bandung, Masjid Terapung Terbesar

Terdiri dari 15 ruangan dengan tema yang berbeda, galeri ini menggambarkan perkembangan agama Islam dari awal perkenalan, era sebelum kenabian, periode Makkah, Madinah, hingga masuknya Islam di Jawa Barat.

Menariknya, deskripsi perkembangan Islam, termasuk pemahaman Al Quran dapat diakses dengan mudah melalui layar sentuh, perpaduan teknologi visual dan cahaya.

Masjid Raya Al Jabbar juga dikelilingi oleh taman tematik 25 nabi dan rasul, seperti taman Nabi Adam, taman Nabi Ibrahim, dan taman Nabi Yunus.

  • Tempat Wudhu Indoor dan Outdoor

Untuk jemaah yang lebih memilih privasi, masjid ini juga menyediakan fasilitas tempat wudhu tertutup di area ma’rodh lantai dasar.

Sementara jemaah yang memilih berwudhu di area terbuka bisa ke area halaman masjid. Didesain dengan paviliun wudu yang terinspirasi oleh masjid-masjid megah di Turki,

  • Jembatan Nabi Musa

Jembatan Nabi Musa menghubungkan plaza dengan halaman utama masjid. Jembatan ini mengisahkan salah satu mukjizat Nabi Musa AS, yaitu membelah lautan. Berjalan di antara air mancur yang tingginya hampir 2x lipat manusia normal membuat pengunjung merasa seperti berjalan di antara lautan.

  • Fasilitas Lainnya

Fasilitas lainnya dari Masjid Raya Al Jabbar sendiri yaitu danau retensi yang menopang bangunan Masjid Raya Al Jabbar, serta area parkir, plaza pandang, plaza timur, dan lanskap keseluruhan.

Bahkan ada akses kursi roda, ruang retail, area cafetaria, lift eskalator, ruang kelas, perpustakaan, dan ruang kendali (control room).

Hari dan Jam Operasional Masjid Raya Al-Jabbar Bandung

Hari dan Jam Operasional

  • Masjid Raya Al Jabbar

Masjid Raya di Bandung ini buka setiap hari, kecuali pada jam-jam tertentu area Masjid di tutup untuk perawatan.

Berikut ini info selengkapnya untuk jam operasional Masjid Raya Al-Jabbar:

  • Masjid beroperasi dari pukul 04.00 – 06.00 WIB
  • Masjid dibuka kembali pukul 08.00 – 22.00WIB
  • Galeri Rasulullah

Sementara itu, jadwal operasional Galeri Rasulullah adalah sebagai berikut:

  • Galeri Rasulullah hanya dibuka setiap Rabu – Minggu pukul 13.00 hingga 17.00 WIB.
  • Akses menuju Galeri Rasulullah dibatasi 120 orang per hari, untuk menghindari kapasitas berlebihan.

Tiket Masuk Masjid Raya Al Jabbar

Tiket Masuk Masjid Raya Al Jabbar

  • Masjid Raya Al Jabbar:

Selain sebagai tempat ibadah umat muslim, masjid ini juga sudah menjadi tempat wisata religi di daerah Bandung. Bagi wisatawan yang ingin berkunjung, tidak dipungut biaya sama sekali, alias GRATIS ya!

  • Galeri Rasulullah:

Bestie yang mau berkunjung ke Galeri Rasulullah di Masjid Raya Al Jabbar harus mendaftarkan diri secara online.

Pendaftaran bisa diakses melalui website resmi DKM Masjid Raya Al Jabbar.

Selain itu, bisa dipesan melalui aplikasi “Sapawarga” yang tersedia di Play Store atau App Store.

Untuk Tiket Galeri Rasulullah masih GRATIS, ya!

Lokasi Masjid Al Jabbar

Lokasi Masjid Al Jabbar

📍 Masjid Raya Al Jabbar 📍

Masjid Raya Al Jabbar (MRAJ) Bandung beralamat di Jl. Cimencrang No. 14, Cimenerang, Kecamatan Gedebage, Kota Bandung, Jawa Barat.

Lokasinya berdekatan dengan Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) dan Stasiun Kereta Api Cimekar.

📍 Link Google Map:

Berikut ini link Google Map dari lokasi Masjid Al Jabbar ini, ya!

Link Google Map Masjid Raya Al-Jabbar

Aturan Berkunjung ke Masjid Al Jabbar

Aturan Berkunjung ke Masjid Al Jabbar

Buat kamu yang mau datang ke Masjid Al Jabbar ini, harus memperhatikan aturan berkunjung yang berlaku ya guy!.

Coba simak poin-poin berikut ini:

  • Perhatikan batas suci
  • Tidak makan dan minum di area masjid
  • Tidak tidur di area masjid
  • Pastikan pengunjung membawa plastik untuk sepatu/sandal
  • Dilarang menginjak rumput di area Masjid Raya Al Jabbar
  • Kolam tidak untuk berenang
  • Tidak merusak fasilitas yang ada di area Masjid Raya Al Jabbar
  • Perhatikan barang bawaan pribadi dan anak saat berkunjung
  • Tidak membuang sampah sembarangan atau bisa bawa sampah kamu sampe nemuin tempat sampah ya, Bestie!

Pada masa mendatang, semua yang sudah terbangun di Masjid Raya Al Jabbar; seperti museum, danau, plaza, dan taman-taman, akan membuat masjid ini gak cuma punya fungsi ibadah, tapi juga fungsi edukasi dan pusat wisata religi di Jawa Barat.

Selain itu, fungsi-fungsi tersebut juga diharapkan bisa berdampak positif untuk mendongkrak ekonomi masyarakat lokal serta memakmurkan Masjid Raya Al Jabbar sendiri.

Oke, sekian dulu informasi mengenai Masjid Raya Al Jabbar ini ya, Bestie.

Semoga bisa bermanfaat dan menambah pengetahuan buat kamu, ya.

Jangan lupa untuk support TemanHealing.id dengan cara Follow akun media sosial TemanHealing.id.

Sampai ketemu di artikel selanjutnya.

Wassalamualaikum.

Penulis: Mandrias
Foto Wisata Religi Masjid Al Jabbar Bandung, Masjid Terapung Terbesar di Indonesia yang Viral
Baca juga:

 

Comments (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back To Top
Search