Skip to content

FIFA ASEAN Cup 2026 menghadirkan format baru dengan Premier dan Challenge Division. Simak grup Indonesia, jadwal, tuan rumah, India mundur, Bangladesh pengganti, hingga prediksi skuad Garuda..

Jakarta, 18 Agustus 2026 – TemanHealing.id

Hi, Bestie Timnas!

FIFA ASEAN Cup 2026 bakal jadi turnamen yang cukup berbeda! Selain membawa status resmi FIFA, Timnas Indonesia juga dipercaya menjadi salah satu tuan rumah dan berpeluang tampil dengan kekuatan terbaiknya.

Yang bikin makin menarik, India dikabarkan mundur. Lantas, siapa penggantinya?

Dengan format baru, pembagian grup, hadiah fantastis, hingga peluang hadirnya pemain diaspora, apakah Garuda bisa langsung menjadi juara di edisi perdana?

Yuk, kita bahas format turnamen, lawan Indonesia, jadwal pertandingan, hingga prediksi skuad Garuda secara lengkap dari TemanHealing.id!

Indonesia Masuk Premier Division

FIFA ASEAN Cup 2026 hadir dengan konsep yang berbeda karena kompetisi ini menggunakan dua level, yaitu Premier Division dan Challenge Division.

Pembagian tersebut disesuaikan dengan kekuatan serta posisi ranking FIFA negara-negara peserta.

Indonesia sendiri masuk ke Premier Division bersama tim-tim ASEAN dengan ranking terbaik, seperti Thailand, Vietnam, Malaysia, Singapura, dam Filipina.

Lalu, ada dua negara undangan dari luar ASEAN, yaitu India dan Pakistan.

Namun, komposisi tersebut berubah setelah India memutuskan mundur dari turnamen karena memilih fokus menghadapi pertandingan persahabatan melawan Brasil pada 3 Oktober 2026.

Posisi India kemudian disebut akan digantikan oleh Bangladesh, sehingga jumlah peserta Premier Division tetap delapan tim.

Dari sisi ranking FIFA, Indonesia berada di atas Bangladesh sehingga secara teori Garuda memiliki keuntungan tersendiri.

Indonesia Satu Grup dengan Malaysia dan Singapura

Setelah komposisi peserta berubah, delapan tim Premier Division dibagi menjadi dua grup.

Grup A dihuni Indonesia, Malaysia, Singapura, dan Bangladesh. Sementara itu, Grup B berisi Thailand, Vietnam, Filipina, dan Pakistan.

Buat Indonesia, pertemuan dengan Malaysia tentu bakal menjadi salah satu laga yang paling ditunggu,penuh tensi, dan gengsi.

Selain itu, duel melawan Singapura juga menarik karena hasil imbang yang membuat perjalanan Indonesia di Piala AFF sebelumnya terhenti.

Formatnya Tanpa Semifinal!

Ini dia yang harus diperhatikan karena formatnya sedikit berbeda. Setiap tim di fase grup akan memainkan tiga pertandingan untuk menentukan posisi akhir klasemen.

Setelah fase grup selesai, juara Grup A langsung bertemu juara Grup B di partai final.

Jadi, tidak ada babak semifinal dalam Premier Division. Sementara itu, runner-up Grup A akan berhadapan dengan runner-up Grup B untuk memperebutkan posisi ketiga.

Format seperti ini membuat setiap pertandingan fase grup menjadi sangat penting karena kesalahan kecil bisa membuat peluang menuju final langsung hilang.

Hadiahnya Bikin Makin Semangat

Bukan cuma trofi yang diperebutkan dalam turnamen ini. Sang juara FIFA ASEAN Cup 2026 disebut bakal mendapatkan hadiah sebesar US$1 juta atau kisaran belasan miliar rupiah.

Dengan hadiah sebesar itu, tentu setiap negara punya motivasi ekstra untuk tampil maksimal.

Indonesia pun punya peluang untuk mencatat sejarah sebagai juara pertama turnamen ini.

Bayangin kalau Garuda berhasil mengangkat trofi di depan pendukung sendiri, pasti bakal luar biasa banget!

Ada Juga Challenge Division

Selain Premier Division, FIFA ASEAN Cup 2026 juga memiliki Challenge Division.

Kompetisi ini diikuti oleh negara-negara ASEAN dengan ranking lebih rendah, ditambah Hong Kong sebagai negara undangan.

Challenge Division terdiri dari enam tim yang dibagi menjadi dua grup, masing-masing berisi tiga negara.

Setiap tim akan memainkan dua pertandingan di fase grup, kemudian pemuncak klasemen masing-masing grup akan bertemu di final.

Indonesia Jadi Salah Satu Tuan Rumah

Kabar baik lainnya, Indonesia mendapatkan kesempatan menjadi tuan rumah untuk pertandingan Premier Division.

Dua stadion yang disebut akan digunakan adalah Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, dan Stadion Si Jalak Harupat, Bandung.

Sementara itu, pertandingan Challenge Division direncanakan berlangsung di Hong Kong.

Dengan bermain di depan publik sendiri, tentu dukungan suporter Indonesia bisa menjadi energi tambahan bagi skuad Garuda.

Kapan FIFA ASEAN Cup 2026 Digelar?

Turnamen ini direncanakan berlangsung pada 23 September hingga 4 Oktober 2026 dalam kalender internasional.

Namun, jadwal detail untuk masing-masing matchday belum diumumkan secara resmi berdasarkan informasi dalam materi ini.

Jadi, buat kamu yang sudah mulai penasaran kapan Indonesia akan menghadapi Malaysia, Singapura, dan Bangladesh, masih harus sedikit bersabar.

Kekuatan Timnas Indonesia Makin Mengerikan

Karena FIFA ASEAN Cup 2026 berstatus sebagai kompetisi resmi FIFA, Timnas Indonesia berpeluang memanggil pemain-pemain abroad yang berkarier di luar negeri.

Hal ini tentunya menjadi keuntungan besar bagi Garuda untuk membangun skuad yang lebih kuat.

Nama-nama seperti Maarten Paes, Jay Idzes, Kevin Diks, Justin Hubner, Calvin Verdonk, Nathan Tjoe-A-On, Thom Haye, dan pemain diaspora lainnya bisa menjadi bagian penting dari skuad.

Kalau benar-benar bisa menurunkan komposisi terbaik, kekuatan Indonesia jelas bakal jauh lebih menarik untuk disaksikan.

Prediksi Skuad Timnas Indonesia

Dalam prediksi skuad yang beredar, Indonesia diproyeksikan membawa 26 pemain.

  • Kiper (3):
    Maarten Paes
    Emil Audero
    Ernando Ari Sutaryadi
  • Bek (10):
    Jay Idzes
    Kevin Diks
    Elkan Baggott
    Justin Hubner
    Calvin Verdonk
    Nathan Tjoe-A-On
    Shayne Pattynama
    Dean James
    Sandy Walsh
    Dony Tri Pamungkas
  • Gelandang (6):
    Thom Haye
    Joey Pelupessy
    Ivar Jenner
    Ricky Kambuaya
    Marselino Ferdinan
    Beckham Putra
  • Striker (7):
    Luke Vickery
    Mitchell Baker
    Ole Romeny
    Miliano Jonathans
    Ragnar Oratmangoen
    Eliano Reijnders
    Adrian Wibowo

Perlu dicatat, daftar tersebut merupakan **prediksi**, bukan daftar skuad resmi yang sudah diumumkan.

Prediksi Starting XI Garuda

Untuk formasi, skema 3-4-3 diprediksi bisa menjadi salah satu pilihan yang digunakan John Herdman.

Maarten Paes berpeluang menjadi penjaga gawang utama, dengan trio bek Justin Hubner, Jay Idzes, dan Elkan Baggott di depannya.

Di sektor sayap ada Kevin Diks dan Calvin Verdonk, sementara lini tengah dapat diisi Joey Pelupessy dan Thom Haye.

Untuk lini depan, Luke Vickery dan Ole Romeny diprediksi membantu Mitchell Baker yang ditempatkan sebagai ujung tombak.

Prediksi Formasi 3-4-3 Indonesia

Jika disusun berdasarkan prediksi tersebut, starting XI Garuda adalah: Maarten Paes; Justin Hubner, Jay Idzes, Elkan Baggott; Kevin Diks, Joey Pelupessy, Thom Haye, Calvin Verdonk; Luke Vickery, Ole Romeny, Mitchell Baker.

Comments (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back To Top
Search